AMW

by muhammadelsena

Sudah hampir 3 bulan sejak TOBA-PARA berdiri di kawah upas mengucapkan janji.

Dan saat ini sedang berproses untuk menjadi W sebenarnya, sebagai AMW.

Rutinitas kewajiban tak kalah sibuk dengan perkuliahan.

Bahkan ada yang mengatakan bahwa mengikuti program AMW bersamaan dengan kuliah sama dengan mengambil double degree.

Mulai dari perjalanan ke gunung-hutan hingga beberes sekretariat.

W harus tetap riang gembira, dimana pun dan bagaimana pun kondisinya.

Namun masih ada satu pertanyaan yang belum terjawab sejak hari pertama sayai di PDW,

“Apakah W cocok untukmu dan kamu cocok untuk W?”

Misalnya;

Saya adalah orang dengan cara berfikir makro.

Setiap fenomena yang terjadi saya kaitkan dengan hal-hal besar dan abstrak.

Namun operasi di W sangat mendetail.

Sangat bertolak belakang dengan cara berfikir saya!

Setiap punggungan yang saya jejaki terhitung.

Setiap puncakan yang daki terhitung.

Setiap sudut yang saya ikuti terhitung.

Setiap gram yang saya bawa terhitung.

Setiap detik yang saya gunakan terhitung.

Semua terencanakan hingga detail terakhir!

Banyak hal yang telah saya pelajari dari W dan masih banyak hal yang bisa saya eksplorasi.