Identitas Mahasiswa Ideal

by muhammadelsena

Siswa berarti orang yang sedang menuntut ilmu di suatu tempat. Sementara awalan maha adalah awalan yang biasanya hanya diberikan kepada nama-nama Tuhan, yang berarti yang paling. Sehingga saat seseorang bertanya padaku apa itu mahasiswa, aku akan menjawab mahasiswa adalah orang yang menuntut ilmu tanpa henti-hentinya, seakan menuntut ilmu adalah seperti kebutuhan bernafas. Itulah aku seharusnya.

Tri Dharma Perguruan Tinggi

Namun, ternyata mahasiswa memiliki kewajiban lebih di banding seorang siswa. Kewajiban itu ialah aku harus menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan tiga poin harapan para pendiri bangsa kepada para civitas perguruan tinggi. Poin-poin tersebut adalah pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Pendidikan dan pengajaran merupakan fungsi pertama yang harus di jalankan oleh civitas perguruan tinggi, termasuk di dalamnya aku sebagai mahasiswa. Maka dari itu, aku harus mengikuti dengan baik pendidikan dan pengajaran yang perguruan tinggi sediakan. Pendidikan lebih mentitikberatkan pada karakter, sementara pengajaran lebih mentitikberatkan pada keterampilan. Karakter dan keterampilan harus berjalan beriringan, maka dari itu, pendidikan dan pengajaran seharusnya aku terima secara seimbang, meski idealnya, pendidikan harus didahulukan daripada pengajaran. Saat aku memiliki keterampilan tanpa memiliki karakter, aku menjadi manusia yang terampil namun hanya menjadi budak atau menjadi orang jahat. Saat aku menjadi seorang yang berkarakter tanpa keterampilan, aku hanya manusia baik tanpa memiliki kemampuan memberi kebaikan untuk orang lain, bahkan aku tidak memiliki kemampuan untuk bertahan hidup, namun setidaknya aku yang berkarakter tidak menyusahkan orang lain.

Penelitian adalah kegiatan untuk mencari solusi bagi suatu permasalahan dengan berdasar pada prinsip-prinsip ilmiah. Hal ini berarti saat aku ingin menemukan solusi dari suatu permasalahan, sebagai mahasiswa, aku harus menggunakan metode-metode ilmiah. Metode ilmiah dapat aku mengerti dengan menjalankan poin pendidikan dan pengajaran. Metode ilmiah digunakan agar solusi yang diberikan tepat dan optimal. Tanpa melakukan penelitian terlebih dahulu, aku akan memberikan solusi yang semu bahkan solusi yang memperburuk keadaan suatu permasalahan.

Setelah aku memiliki karakter dan keterampilan dan setelah aku dapat melakukan penelitian, maka aku harus memberikan manfaat pada orang-orang di sekitarku. Poin terakhir dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian masyarakat, adalah pengharapan bangsa padaku untuk menggunakan karakter, keterampilan, dan kemampuan penelitianku untuk kebaikan masyarakat. Pengabdian masyarakat adalah inti dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Poin ini adalah pengharapan terbesar para pendiri bangsa dan ibu pertiwi. Tanpa melakukan pengabdian masyarakat, hidupku tentu saja terasa semu da terkesan apatis. Pengabdian masyarakat bukan berarti boleh aku lakukan saat aku telah lulus. Pengabdian masyarakat dapat aku lakukan saat proses menyerap pendidikan dan pengajaran dengan memanfaatkan keterampilan yang telah didapat dan dengan melakukan penelitian-penelitian sederhana yang aku pahami sebagai mahasiswa.

Posisi, Potensi, dan Peran Mahasiswa

Posisi, Potensi, dan Peran atau disingkat sebagai popope adalah rumusan yang dibuat untuk identitas mahasiswa ideal. Rumusan ini memang untuk sesuatu yang ideal, namun yang di harapkan dari diriku oleh popope bukan kesempurnaan melainkan penyempurnaan. Penyempurnaan adalah proses yang tidak pernah usai namun memberikan proses kontribusi yang berlangsung konsisten dan selalu menuju kearah yang semakin positif. Maka dari itu, popope bisa aku jadikan sebagai acuan bagaimana seharusnya aku bertingkah.

Menentukan posisi adalah langkah awal untuk menjadi mahasiswa ideal. Posisi dalam popope berarti menempatkan diri dan berpandangan seperti suatu kelompok masyarakat. Dalam duniaku, manusianya dapat di bagi menjadi tiga golongan masyarakat. Golongan-golongan itu adalah masyarakat sipil, masyarakat ekonomi, dan masyarakat politik. Seorang manusia dapat berperan sebagai ketiganya, dan hanya waktu yang membedakan sebagai apa dia berperan. Bisa saat ini aku menjadi masyarakat sipil, namun besok bisa saja aku berperan sebagai masyarakat ekonomi. Bahkan terkadang manusia bertindak sebagai tiga golongan tersebut secara sekaligus. Sebagai mahasiswa, aku harus memposisikan diri sebagai masyarakat sipil. Masyarakat sipil adalah masyarakat yang terkena imbas peran kontrol masyarakat ekonomi dan politik. Masyarakat ekonomi menjalankan perputaran kebutuhan hidup dan masyarakat politik menjalankan arahan hidup masyarakat sipil. Meksi aku, sebagai mahasiswa, berperan sebagai masyarakat sipil, namun aku berbeda dari masyarakat sipil pada umumya. Aku adalah masyarakat sipil yang terpelajar. Hal ini berarti aku memiliki kemampuan intelektual yang lebih dibandingkan masyarakat pada umumnya. Maka dari itu, aku mendapatkan tanggung jawab lebih dalam berperan sebagai masyarakat sipil.

Sebagai mahasiwa tentu aku memiliki potensi-potensi. Potensi dalam popope adalah potensi-potensi yang setidaknya dimiliki oleh seorang mahasiswa untuk dikategorikan sebagai ideal. Ada tujuh potensi yang di siratkan oleh popope, yaitu : A, Kritis, artinya aku mengkaji informasi-informasi yang aku dapat. Aku tidak akan langsung menelan informasi tanpa mencari kepastian tantang kebenarannya. B, Idealis, artinya aku menyukai kesempurnaan, meskipun kesempurnaan tidak pernah di capai. Yang aku cari adalah penyempurnaan menuju kesempurnaan. C, Semangat, artinya aku bertindak sebagai pemuda pada umunya. Saat aku menginginkan sesuatu, aku akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh. D, Berbasis keilmuan, artinya aku memiliki suatu keterampilan. Tanpa basis keterampilan, aku tidak dapat berkontribusi dan bertahan hidup. E, Multi disiplin ilmu, yang artinya aku memahami pola pikir basis keilmuan lain. F, Jaringan luas, yang artinya aku memiliki banyak kenal orang-orang yang tepat dan dapat diandalkan. Saat aku membutuhkan bantuan, aku tau siapa yang dapat aku hubungi. G, Independen, artinya aku tidak berpihak secara mutlak pada satu golongan. Aku dapat menjadi mediator dengan prinsip keadilan.

Selain itu, popope juga menyiratkan peran mahasiswa yang ideal. Ada tiga peran dalam popope. Agent of Changes, Iron Stock, dan Guardian of Value adalah peran-peran yang disiratkan dalam popope. Agent of Changes artinya pembawa perubahan. Kehidupan masyarakat yang dinamis tentunya membawa tuntutan hidup yang dinamis pula. Aku bertindak sebagai pionir perubahan dari kondisi-kondisi yang tidak ideal di masyarakat. Iron Stock berarti suatu saat aku akan menjadi pengganti para pengemban amanah bangsa karena suatu saat mereka bisa berkarat. Aku juga tentunya suatu saat juga akan berkarat dan harus digantikan Iron Stock selanjutnya. Guardian of Value artinya penjaga nilai-nilai. Nilai-nilai yang dijaga adalah nilai-nilai yang pantas di jaga dalam masyarakat. Tanpa aku sebagai Guardian of Value, nilai-nilai yang berkembang dan hilang menjadi tidak terkontrol sehingga nilai luhur bangsa akan hilang.